"...dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan" (Qur'an Surat An Nahl ayat 69)
 
Kami adalah distributor resmi PT. Melia Sehat Sejahtera dan blog ini yakni minumpropolis.blogspot.com adalah sarana yang menjembatani agar Anda bisa memperoleh produknya yaitu Melia Propolis dan Melia Biyang secara online tanpa harus repot datang langsung dan menghemat waktu Anda. Produk langsung kami kirim setelah Anda konfirmasi biaya yang sudah ditransfer. Silahkan baca dahulu tata cara pemesanan produk
 
Jika Anda baru datang ke blog kami, silahkan baca dulu informasi tentang apa itu Propolis dan Biyang serta manfaatnya, yang dijelaskan di blog ini juga. Kemudian untuk memudahkan dalam memilih produk yang sesuai, silahkan baca testimonial terutama yang sesuai dengan keluhan atau penyakit Anda, lewat menu Categories. Propolis tidak ada batas kadaluwarsa dan efek sampingnya jadi aman dikonsumsi untuk semua karena terbukti bisa menyembukan berbagai penyakit.

Wednesday, November 23, 2011

Kata para pakar/ahli tentang Propolis

  1. Prof. Dr. Mustofa. Mkes. Apt. Kepala Bagian Farmakologi dan Toksikologi Fak. Kedokteran Univ. Gajah Mada-Yogjakarta. “Propolis memiliki lebih 180 Fitokimia. Zat-zat tersebut memiliki sifat Antioksidan, Antiinflamatori, Antimikrobial, Antihistamin, Antimutagenik, dan Anti Alergi.
  2. Penelitian Dr. Jessie Pamudji di Sekolah Farmasi, Institut Teknologi Bandung membuktikan adanya efek antibakteri propolis terhadap S. aureusdan Propionibacterium acnes – biang jerawat. Hal itu karena propolis mengandung senyawa yang bersifat antimikroba yaitu flavon pinocembrin, flavanol galangin dan asam kafeat.
  3. Prof. Hembing Wijaya kusuma: propolis sangat baik untuk kesehatan kulitdan berkhasiat luar biasa.
  4. Penelitian Dr. dr. Eko Budi Koendhori, MKes. dari Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya - Ahli Penyakit TBC, menyimpulkan bahwa kombinasi obat dan propolis mampu mematikan bakteri TBC sekaligus mengurangi kerusakan paru-paru akibat serangan bakteri. Propolis sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun dan diduga memiliki kemampuan antikanker.
  5. Dr. HAFUAN LUTHFI, MBA (Alumnus Univ. Sriwijaya) : ” Tubuh sakit karena Nutrisi tak seimbang. Padahal tubuh memerlukan 7 nutrisi yaitu protein, karbohidrat, lemak, serta, vitamin, mineral dan air. Propolis mengandung 7 nutrisi tersebut. Obat dari yang menciptakan manusia jauh lebih bagus daripada obat bikinan manusia. Propolis bersifat AntiImflamasi (Peradangan) dan Anastesi (mengurangi rasa sakit)”
  6. Dra. MULYATI SARTO, MSI. (Peneliti di Fak.Biologi Univ. Gadjah Mada) :”membuktikan bahwa Propolis sangat Aman dikonsumsi dan mengkonsumsi propolis dalam jangka panjang tidak menimbulkan kerusakan pada darah, organ hati, dan ginjal.”
  7. Prof.Dr. Mustofa Mkes. & Dr. Woro Rukmi Pratiwi Mkes,SpPD. (Fak. Kedokteran Univ. Gadjah Mada) : “Terjadi penurunan volume dan jumlah nodul kanker pada tikus yang diberi 0.3 ml dan 1.2 ml propolis pada Uji Kanker pada Tikus yang disuntikkan sel kanker.”
  8. Dr. IVAN Hoesada (Semarang) :” Banyak bukti Empiris yang menunjukkan penderita-penderita penyakit maut (penyakit berat yang dokter spesialis sudah pasrah alias angkat tangan) sembuh setelah konsumsi propolis.”
  9. Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
  10. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
  11. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE (asam kafeat fenetil ester) yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
  12. Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa.
  13. Penelitian terhadap 430 anak yang dipilih secara acak, diterapi dengan propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55% lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik. (Publikasi Archieves of Pediatric and Adolescent Medicine)
  14. Penelitian ilmiah di Brasil dan Jepang membuktikan bahwa penggunaan propolis untuk mencuci mulut (mouth rinse) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi.
  15. Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat daripada Silver Sulfadiazine (SS).
  16. John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
  17. Para peneliti dari University of Minnesota, Minneapolis, Amerika Serikat membuktikan bahwa propolis berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh para penderita HIV/AIDS.
  18. Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping.
  19. Pada tahun 1971 peneliti Rusia menggunakan 15% propolis ekstrak untuk merawat 260 kasus pharyngitis. 76 % diantaranya sembuh, 28 % memperlihatkan kemajuan dan 4% tidak memperlihatkan kemajuan.
  20. Di tahun 1975 Doroshenko, dari Rumah Skit no 11 di Kiev-Rusia, merawat 238 penderita pharyngitis dengan campuran propolis. Satu bangian dari 30% propolis ekstrak dicampur dengan glycerin (atau minyak peach) dan disapukan pada membrane mucous yang terinfeksi selama 10-15 hari. 70% pasien telah pulih. Para peneliti menemukan ekstrak propolis meningkatkan efek dari obat-obatan kimia dalam pengobatan untuk penderita pharyngitis.
  21. Peneliti Romania menggunakan propolis untuk merawat 200 orang pasien dengan pharyngitis akut, tonsillitis akut dan laryngitis akut. Pada 20 orang pasien, dirawat dengan pengobatan kimia, dan sisanya dirawat dengan propolis. Kelompok pasien yang dirawat dengan propolis sembuh lebih cepat daripada kelompok lain.
  22. Di Romania pada tahun 1975 merawat berbagai peradangan membrane mucousa termasuk ulcers dan herpes labial. 34 pasien menerima perawatan dengan propolis cair. Propolis cair mengandung anti-viral, anesthetic, anti bacterial dan efek mycotic.
  23. Secara tradisional, pengobatan untuk sakit tenggorokan dengan propolis sudah menjadi favorit di negera Balkan. Pengobatannya bisa bermacam-macam cara. Obat kumur dengan propolis tincture dan air hangat atau juga dengan cara mengunyah propolis. Berbagai macam obat tenggorokan dengan sedikit propolis dijual untuk mengobati peradangan ringan.
  24. Dr. K. Lund Aagaard ” Propolis, Natural Substance, the way to health” . Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.
  25. Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
  26. Di Yunani, propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
  27. Hippocrates (460-370 SM), sebagai bapak ilmu kedokteran, mengunakan bee pollen dan propolis sebagai obat untuk memerangi berbagai penyakit.
  28. Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembekakan, mengendorkan serta mengurangi rasa sakit di otot.
  29. Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan simbol ke-agama-an.
  30. Pada perang Boer (1888-1902) antara penduduk Afrika Selatan dan Inggris, propolis digunakan untuk menbersihkan luka dari infeksi dan menyembuhkan luka dengan cepat.
  31. Dr. Jhon Grange.Dept. Of Microbiology, National Health. Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
  32. Phillipe Calder, Dept. Biokimia Oxford University. Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
  33. David James (terapi ahli gizi), Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
  34. Philip Wander seorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
  35. Dr. Franz K. Fieks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok, sembuh dalam tiga hari.
  36. Dr. Peter Mansfield :menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
  37. Mitza Vosnjak (Bekas Menlu Yugoslavia): memberikan propolis untuk temannya yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
  38. Institute of Radiology Sarajevo :Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien berpenyakit kanker akibat radiasi.

0 comments:

Post a Comment